Jumat, 13 Januari 2012

a man who is alergic to Wi-fi

kalo jaman skarang anak muda ditanya, "what is more the trend now?" mostly answer pasti Facebook, Twitter, Youtube, all about internet (kecuali Indonesia kali, yang lagi trend tu boyband sama girlband). Temen aku aja kalo bkin tugas panggilnya ke mall2, KFC, MCd, bla bla bla u no the reason y?? good, biar bisa browsing.. mana ada siii skarang yg bikin tugas kampus pas liat di screen langsung Microsoft Word, mujizat banget, palingan juga how many friends added you on Facebook?, Have you followed me back?, ada boyband baru ni di youtube., gitu deee haha... sejam di warnet, 45 menit main, 15 menitnya browse tugas.(ketauan ni yang nulis-lagi pengakuan dosa :p)

yaa tapi mo gimana lagi, tau gak kenapa indonesia kaya, tapi rakyatnya miskin?? lets compare to Singapure, air aja beli di Malaysia, tanah beli di Indonesia, tapi kok rakyatnya makin makmur? think this out, Indonesians cant use effectively the sources. uda dikasih berkat ma Tuhan, malah gak tau mo bikin apa. hmm
kesimpulannya, biar otak lu makmur, pas ngenet jangan kolot liat tugas aja, dikit2 facebook, youtube gak dosa kok. gunain sumber daya yang ada biar gak miskin mulu.. haha :p ehhh iya, blog aku juga di update terus  ya, yang belom login, di login hehe

cukup basa-basinya, well i'd like to offer you a question, can you survive without internet and phone? check this out

Torture ... wi-fi makes Steve Miller ill

Mr Miller, better known by his stage name "Afterlife" (namanya extreme >.<"), menurut testimony nya sih dia gak bisa naik kereta, tinggal di hotel atw ngunjungi jalanan lokal yang tinggi gara2 sensitivitasnya terhadap "electrosmog" gelombang internet nirkabel loo. electrosmog itu istilah populer untuk semuamedan listrik dan magnet buatan, termasuk radiasi elektromagnet. Tidak terlihat, tidak terdengar, maupun berbau - tapi terdapat di mana-mana. ini adalah hasil dari pertumbuhan kelistrikan dalam kehidupan sehari-hari.


Dia adalah di antara sekitar 2% dari populasi yang mengklaim mereka menderita Hypersensetivity Electromagnetic, sementara jumlah orang dan pebisnis make wi-fi di mana2 makin meningkat.
He said to The Sun: "saya merasa seperti seorang pengasingan di planet sendiri, ini hampir mustahil menemukan suatu tempat without Wi-Fi"
sambungnya, "if i fancy a pint, saya harus melakukan perjalanan about 3 miles ke pub hanya di daerah saya yang tidak memiliki wi-fi (dia gak tau di Indonesia banyak wkwk). Saya gak bisa pergi ke toko karena sebagian besar mempengaruhi saya."
"if i go to one place, saya langsung bisa merasakan Wi-Fi and have to leg it"

kalo si Afterlife alerginya sama Wi-Fi doang, ada lo lebih extreme, hp aja dia alergic.

a british woman is alergic to computers and cellphones
Debbie Bird

adalah seorang wanita berumur 39 tahun yang sangat sensitif terhadap ElectroMagnetic Field (EMF) atau asap yang keluar dari computers, HPs, microwave ovens dan bahkan some cars. Kulitnya bakal sakit dan memerah kayak dibakar, bahkan kelopak matanyapun membengkak sampai 3 kali ukuran awal jika jaraknya dekat.
As a consequence, Mrs Bird, a health spa manager, has transformed her home into an EMF-free zone to try and stay healthy. "saya tidak bisa lagi melakukan hal-hal yang sebelumnya bisa saya lakukan, hari-hari hidup saya telah serius dipengaruhi oleh EMF ini".

Can you imagine if you were one of them? if i were one of them, i didnt write this blog :p

2 victims of titanic were found – time machine

(this article is copied from my previous blog - capek nulis lagi, hehe)
2 victims of titanic were found – time machine, judul ini sebenarnya pertama kali dilaunch di blog aku yang pertama (mariomystery.blogspot.com), tapi yaaa temen aku bilang katanya bikin di wordpress aja blognya, soalnya susah komen.. yaa aku ganti blog aja deeee, dari pada blog w sepi hehe… a bit confused si sebenarnya pas masuk di wordpress ini, but it’s oke lah, to make you easier to comment and to make me happy reading yours, jadi w bikin aja deee… :) wanna thank to my friend and also my SENIOR (hehe) Andhika(www.andhikaalexander.wordpress.com) for telling me bout wordpress..
enjoy to read
“aku copas aja deeee dari blog aku yang pertama.. capek nulis hehe :p” ohhh yaa, yang udah pernah buka blog aku yang lama, trus uda ngerasa selesai baca, yang pertama itu gak lengkap looo, gak tau kenapa tiba2 gambar sama konten yang dibawah2nya ilang.. :(
:)
well, this is my first time to run my beloved blog (i mean my new blog)… wouwww, so excited…(hihi histeris ndiri)!!! okeee, awalnya sii agak confused, ni blog discuss soal apa yaaaa, langsung ja pikiran gila w muncull,, oke let’s talk bout mystery, its kinda fun. :) moga aja, blog aku bermanfaat.. :D , buat mystery lovers, lets argue :p
alright, cukupp ya basa basiiiinya. soalnya gak pintar nyusun kata2, hehe..oke, lets see the topic // 2 victims of Titanic were found, n they used time machine to survive.. weitttzzz, automatically temen2 pasti mikir, kok bisa yaa?? you wonder, so do i.. hehe but actually its not the main i invite u to read my blog, bukan bikin kamu wonder – tapi pingin kamu mikir, here is the question, is mystery unthinkable?
oke buat yang belum pernah nonton titanic, dan gak tau ceritanya, ntar aku ceritain lagi :)..take it out,
Sejak tahun 2008, beredar kisah ditemukannya dua korban selamat Titanic termasuk sang kapten setelah 79 tahun berlalu. Kedua korban tersebut disebut tidak bertambah tua sedikitpun dan kisah ini dianggap sebagai pembuktian bahwa Lorong Waktu benar-benar ada. Benarkah kisah ini pernah terjadi ?
Saya rasa banyak dari temen2 sudah pernah mendengarnya karena ketika saya mencari referensi mengenai kisah ini, saya menemukan kisah yang sama persis dengan kalimat yang sama persis di entah berapa banyak Blog, website, link facebook dan hampir semua forum.
Untuk menyegarkan ingatan kalian, saya akan menampilkan kembali kisahnya, Kali ini saya akan mengkopi pastenya dari sumber yang bersangkutan. Tapi, saya akan mencantumkan sumber beserta linkback ke web yang bersangkutan :
DUA orang korban musibah Kapal Titanic pada tahun 1912, tiba-tiba muncul dalam keadaan masih hidup. Secara fisik mereka tidak berubah persis seperti semula. Teori lorong waktu telah menjawabnya. Misteri peristiwa yang terjadi beberapa tahun yang lalu, dan yang membuat gempar adalah nasib mujur kemunculan kembali korban Kapal Laut Titanic yang masih hidup
Di antara kedua korban yang beruntung ini, yang satu adalah seorang penumpang wanita yang ditemukan pada tahun 1990, dan lainnya lagi adalah seorang kapten kapal Titanic yang ditemukan pada tahun 1991. Kapten kapal Smith ditemukan pada tanggal 9 Agustus 1991, setahun setelah ditemukannya seorang korban yang beruntung bernama Wenny Kathe, dia diselamatkan dari atas gunung es.
Selama berpuluh-puluh tahun hanyut terapung-apung di atas lautan, namun tidak membuatnya kelihatan tua dan lemah, Kapten Smith yang meskipun telah berusia 139 tahun, namun masih tampak seperti orang yang berusia 60 tahun lebih, dan bahkan dia masih menganggap bahwa saat itu adalah masa-masa sekitar tenggelamnya Kapal Titanic pada tanggal 15 April 1912. Melalui identifikasi sidik jari yang masih tersimpan dalam catatan pelayaran laut, maka bisa dipastikan identitas Kapten Smith.
Seorang lagi korban musibah Kapal Titanic, Wenny Kathe yang berusia 29 tahun diselamatkan di atas gumpalan es Samudera Atlantik Utara pada tanggal 24 September 1990. Namun yang membuat orang terkejut adalah sejak dia hilang pada tahun 1912 hingga sekarang, tidak terlihat tanda-tanda tua sedikitpun juga. Dia ditemukan dan diselamatkan di atas gumpalan es 363 km barat daya Islandia. Kantor pelayaran telah menemukan daftar nama penumpang Kapal Titanic dan menegaskan keaslian identitas dirinya. Smith, kapten kapal Titanic dan penumpangnya Wenny Kathe adalah saksi hidup orang hilang yang muncul kembali melalui lintasan lorong waktu. (rileks.com)
Ketika membaca kisah ini, sebagian dari kalian akan segera percaya bahwa kisah ini hanyalah hoax belaka. Begitu juga saya. and now, what should i do is to prove it. Dan penyelidikan sayapun dimulai.
All is started from Questions. Jika memang ini adalah kisah nyata, mengapa saya tidak pernah mendengarnya dibahas di televisi atau koran ? Mengapa saya tidak pernah melihat kapten Smith atau Wenny Kathe muncul di TV dan berbicara mengenai pengalamannya ? Apakah mungkin saya yang kuper dan jarang menonton Televisi ?
Jadi saya membuka google dan mengetik kata Wenny Kathe, mencoba untuk menemukan kisah ini di discovery atau national geographic, atau paling tidak di salah satu media asing lainnya. Ketika saya mengetik nama itu, google menemukan 3.510 hasil pencarian. Oh My God, this must be real story !
but wait,.. ada yang janggal. Semua hasil pencarian yang muncul adalah kisah yangberbahasa Indonesia. Saya mengklik hasil pencarian tersebut hingga halaman terakhir google dan menemukan hanya 2 blog berbahasa Inggris dan 1 blog berbahasa Melayu (bisa Malaysia atau Brunei) yang membahas kisah ini. Saya tidak menemukan kisah ini dibahas di Discovery atau media Asing lainnya. there is something wrong!!!
Setelah saya mengecek dua blog berbahasa Inggris tersebut, ternyata satu diantaranya dibuat oleh orang Indonesia. Jadi tinggal satu blog lagi yang bernama theuniquenews.blogspot.com yang memposting kisah ini pada bulan Februari 2007 . Dan saya percaya blog inilah yang PERTAMA KALI memuat kisah ini di internet. Blog yang berbahasa Melayu yang juga memuat kisah ini bernama kebenarannya.tripod.com. Tidak ada keterangan tanggal atau bulan ia memposting kisah ini.
Seperti yang sudah saya katakan, saya menemukan kisah ini dengan kalimat bahasa Indonesia yang sama persis di seluruh blog dan web yang bisa saya temukan di google, dan hampir semua blog yang mengkopi paste kisah ini tidak mencantumkan sumber. Jadi, pada awalnya saya mengalami kesulitan untuk menemukan sumber pertama dari kisah ini (di media Indonesia).
Tapi akhirnya saya menemukan dan saya percaya (walaupun bukti saya juga tidak kuat) bahwa web yang pertama kali mempopulerkan kisah ini di Indonesia adalah rileks.com yang mempostingnya pada tanggal 07 Juni 2008. Mungkin rileks.com menerjemahkannya dari uniquenews.blogspot.com atau blog kebenarannya.tripod.com.
and then i go on further the observation.
firstly, saya membaca kisah ini dan berusaha memahaminya. Lalu, saya menemukan beberapa kejanggalan atau ketidakakuratan yang menurut saya cukup mengganggu.
Misalnya, kapten Smith harusnya berusia 141 tahun pada tahun 1991, bukan 139 tahun. Lalu disebutkan bahwa identitas kapten Smith diverifikasi dengan catatan sidik jari yang tersimpan di catatan pelayaran. Saya meragukan bahwa tahun 1912, catatan pelayaran sudah menggunakan sidik jari untuk mendata awaknya.
Kemudian di paragraf kedua, disebutkan bahwa Wenny Kathe diselamatkan dari gunung es, sedangkan di paragraf keempat disebutkan bahwa Wenny diselamatkan dari atas gumpalan es. Gunung dengan gumpalan es tentu saja berbeda.
Lalu, mungkin yang paling mengganggu adalah kontradiksi kalimat di dalam kisah itu.
Kisah di atas dikaitkan dengan fenomena lorong waktu karena disebut :
Kapten Smith yang meskipun telah berusia 139 tahun, namun masih tampak seperti orang yang berusia 60 tahun lebih, dan bahkan dia masih menganggap bahwa saat itu adalah masa-masa sekitar tenggelamnya Kapal Titanic pada tanggal 15 April 1912 “
Tapi teori lorong waktu dipatahkan oleh kalimatnya sendiri yang berbunyi :
Selama berpuluh-puluh tahun hanyut terapung-apung di atas lautan, namun tidak membuatnya kelihatan tua dan lemah.”
Jika Kapten Smith terapung-apung di laut selama puluhan tahun, apakah itu ada hubungannya dengan lorong waktu ? Saya rasa tidak. Jika ia masuk ke dalam lorong waktu, maka ia hanya butuh waktu sekejap untuk sampai ke tahun 1991.
Ya, saya semakin yakin bahwa kisah ini adalah hoax. but a story is named as hoax when we have some strong evidences. Saya merasa belum menemukan bukti yang bisa meyakinkan kalian para pembaca bahwa kisah ini hanyalah imajinasi. Lagipula, saya tahu bahwa pembaca blog ini adalah orang-orang yang kritis dan jeli
Ada yang mengatakan bahwa untuk mengetahui kebenaran sebuah peristiwa, kita harus berada langsung di tempat kejadian. Tapi, Saya rasa tidak demikian. Saya tidak perlu ada di Haiti atau Jepang untuk mengetahui bahwa terjadi gempa besar disana atau Tsunami beberapa hari yang lalu. Untuk mengetahui kebenaran sebuah peristiwa, kita hanya perlu mencari bukti yang berdasarkan pada “common sense” bisa disebut sebagai bukti yang kuat. Dan saya rasa, internet dapat menjadi salah satu sarana untuk mengetahui dan segelintir orang yang mengalami secara langsung kejadian tersebut belum tentu mengetahui secara jelas dampak dan mengapa itu bisa terjadi, people who watch know more when they try to see every opportunity based on the news, we can thing freely, but they can’t.
Ok, sekarang saya akan melanjutkan penyelidikan untuk mencari bukti yang lebih meyakinkan.
Seperti yang saya katakan, ada sesuatu yang salah. Nama Wenny Kathe tidak bisa ditemukan dimanapun di web berbahasa Inggris selain dua blog yang telah saya singgung tadi. Jadi saya memutuskan untuk berfokus pada nama ini. Lagipula, ia tokoh utama kita kan ?
Tapi bagaimana caranya ? Bukankah nama ini tidak ditemukan di sumber-sumber media asing ?
Karena itu, saya memutuskan untuk langsung mencari nama ini di tempat yang seharusnya, yaitu di daftar penumpang kapal Titanic yang tenggelam itu. Ya, di internet, daftar nama seperti sangat gampang ditemukan. Jadi, saya masuk ke encyclopedia-titanica.org dan…… Eureka !
Maksud saya dengan Eureka adalah saya MENEMUKAN bahwa nama Wenny Kathe TIDAK ada di dalam daftar penumpang Titanic. Wenny Kathe ternyata tokoh fiktif.
Karena itu potongan kalimat di atas mengenai Wenny Kathe yang berbunyi : ”Kantor pelayaran telah menemukan daftar nama penumpang Kapal Titanic dan menegaskan keaslian identitas dirinya.” adalah pernyataan palsu ! Ini adalah sebuah fakta !
Soal kapten Smith, kita semua tahu bahwa dia bukan tokof fiktif. Kapten Edward John Smith memang kapten kapal Titanic.
Sekarang, saya sudah mendapatkan satu fakta. Karena nama Wenny Kathe adalah tokoh fiktif, saya tidak bisa lagi menggunakan kata kunci itu di google. Lalu, saya bereksperimen dengan beberapa kata kunci dan akhirnya saya menemukan sebuah petunjuk yang mungkin bisa menjadi bukti yang konklusif dan kuat untuk meyakinkan kalian bahwa kisah ini adalah sebuah hoax.
Petunjuk yang saya maksud adalah sumber pertama kali kisah ini muncul di dalam bahasa Inggris.
Ya, Ternyata saya salah.
Saya salah karena ternyata bukan theuniquenews.blogspot.com yang pertama kali memuat kisah ini. Sumber pertamanya adalah majalah Weekly World News Edisi Juni 1992 !
Saya menemukan majalah ini di dalam arsip google books. Ini sampul majalah itu edisi Juni 1992.
Saya tahu, kalian tidak suka dengan sampulnya yang kesannya seperti majalah “freak”, majalah ini memang majalah semi fiksi yang sering memuat berita-berita imajinatif. Contohnya dalam salah satu edisi, majalah ini pernah memuat foto seekor monster lautyang sedang menyerang sebuah perahu. Dalam artikel ini, kejadian dan foto itu disebut sebagai kisah nyata.
Ini contoh artikel di dalam edisi Juni 1992.
Amazing right ?
Lalu ini halaman yang memuat kisah Titanic kita.
Dengan integritas majalah yang seperti ini, Bisakah kita menyebutkan bahwa kisah ini adalah hoax ?
Tentu saja belum ! Majalah ini juga pernah memuat berita nyata. Tapi saya menemukan sebuah petunjuk lainnya. Petunjuk yang saya maksud adalah foto wanita di bawah kiri itu. Baca nama yang ada di bawahnya.
Perempuan yang selamat dari Titanic yang disebut di majalah itu ternyata bernama Winnie Coutts, bukan Wenny Kathe. Pantas, saya tidak bisa menemukan nama Wenny Kathe di dalam media bahasa Inggris. Jadi, fakta selanjutnya yang kita ketahui adalah bahwa media Indonesia mengikuti kesalahan theuniquenews.blogspot.com.
I am getting excited.
Sekarang, mata saya tertuju pada nama Winnie Coutts. saya kembali membuka google dan mengetik nama Winnie Coutts dan Eureka !
Yang saya maksud dengan Eureka adalah saya MENEMUKAN bahwa Winnie Coutts ternyatasalah satu penumpang Titanic !
Sayapun kembali ke encyclopedia-titanica.org untuk melihat daftar penumpang Titanic dan saya menemukan nama Winnie Coutts memang ada di daftar penumpang kelas III. Kalian bahkan bisa melihat harga tiket yang ia bayar di gambar ini.
Jika Winnie Coutts memang benar penumpang Titanic, jangan-jangan….Weekly World News tidak berbohong ? Pikiran ini memenuhi kepala saya selama beberapa saat.
Namun sekonyong-konyong, saya mendapatkan sebuah firasat. Jika dugaan saya benar, maka petunjuk ini dapat menjadi bukti konklusif yang saya cari. Dengan segera saya kembali ke encyclopedia-titanica.org.
Dugaan saya ternyata benar ! saya MENEMUKAN bahwa Winnie Coutts ternyata SELAMATdari bencana Titanic. Setelah tragedi itu, ia dan keluarganya pindah ke New Jersey hingga meninggal pada tanggal 29 February 1960 pada usia 84 tahun. Sedangkan kapten Smith, seperti yang kita ketahui bersama, tewas dalam peristiwa itu.
Weekly World News ternyata telah mencatut nama Winnie Coutts untuk menciptakan kisah fiktif ! Tidak ada penemuan Kapten Smith atau Winnie Coutts (ataupun Wenny Kathe) pada tahun 1990 dan 1991.
Jika Weekly World News menggunakan nama penumpang Titanic yang hilang, maka mungkin masih ada unsur yang bisa diperdebatkan. Tapi dengan menggunakan nama penumpang yang selamat, seakan-akan majalah ini ingin memberitahukan kepada kita bawa kisah ini hanyalah sebuah hoax.
Penutup
in my opinion, kisah Lorong Waktu dari Peristiwa Titanic ini adalah imajinasi belaka. depends on you, wanna trust in or not?? :)
back to question, is mystery still unthinkable??


Teleportation - Kisah misterius Gil Perez


its the follow up of the previous link actually :)
sebenarnya si pengen discuss mengenai Segitiga bermuda (uda janji sama temen siii) hehe, tapi yaa ntar aja, soalnya a bit complicated,. dari pada unlimited abis sejam lagi, buru2 browsing deee nyari yang lebihhh sering didengar..:)
okeee, percaya gak teleport itu ada???
sebagian orang sii percaya, tapi sebagian juga bilang gak, kayak yang di blog sebelumnya, ada yang bilang gak mungkin.. :) okee, apa sii sebenarnya teleportation itu??
saya sempat buka2 google dan dari link2 yang ada semuanya hampir sama, langsung aja aku cari pengertian teleportation itu di wikipedia.. well, what is it?
Teleportation is the idea of the transfer of matter from one point to another, more or less instantaneously; similar to the concept apport, an earlier word used in the context of spiritualism.
jadi teleportasi itu sendiri adalah perpindahan benda dari titik yang satu ke titik yang lain yang kurang lebih instan, atau cepat dimana konsep ini sering dihubungkan dengan Spiritualisme.
kalau ada diantara anda yang pernah nonton film jumper, atau sejenisnya seperti butterfly pasti tau apa yang dimaksudkan di atas dimana juga bakal bikin bingung, kok bisa yaaa orang ngilang cuma dengan mikir atau liat foto trus pergi ke tempat yang dipikirin dengan instan with no any help of devices or perhaps technologies??
as far as this, teleportasi mungkin hanya merupakan bagian dari film science fiction walaupun banyak kisah-kisah yang mengkonfirmasi kemungkinan adanya fenomena ini,but well everyone has their own point of view, i could say i believe, n you could say you do not believe, tapi ada baiknya kita lihat cuplikan berikut iniiiii…
Di bawah ini adalah salah satu kisah pendek mengenai sebuah kasus kemungkinan teleportasi yang terjadi pada abad pertengahan yang adalah juga kisah teleportasi PALING TERKENAL DI SEPANAJANG ABAD.
Mungkin teman2 pasti tau dan pernah dengar nama Gil Perez (sodaranya JuPe kaleeee hehe), tapi percaya atau tidak sudara “Jupe” ini pernah mengalami yang namanya TELEPORTASI. wouwww, isn’t it amazing???
Gil Perez adalah seorang kebangsaan Filipin yang bekerja di kantor Gubernur di Manila sebagai seorang Perwira yang menjaga Gubernur saat itu. yang konon ktanya mengalami kejadian yang sangat menakjubkan.
dimulai dari:
Pada pagi hari tanggal 24 Oktober 1593, Para penjaga di Mexico menemukan seorang pria kebingungan yang berkeliaran di Plaza Mayor di Mexico City. Apa yang membingungkan dari pria ini adalah, ia mengenakan seragam prajurit Philipina yang berjarak 9.000 mil laut dari Mexico.
Pria itu bernama Gil Perez dan ia tidak tahu bagaimana ia bisa sampai di tempat itu.
Sebagian orang yang membaca kisah ini beranggapan kalau dengan suatu cara, Gil Perez telah mengalami teleportasi secara misterius sehingga bisa muncul di Mexico.
Sejarawan lainnya meragukan akurasi kisah ini dan menganggapnya sebagai hoax atau sebuah urban legend yang berusia sangat tua. Sejarawan Mike Dashmisalnya, menganggap kisah ini tidak bisa dipercaya karena catatan mengenainya baru muncul pada abad ke 17, sekitar satu abad setelah peristiwa munculnya Perez di Mexico.
Tapi, sepertinya, cukup menarik untuk menyimak pengalaman Gil Perez. Soal percaya atau tidak, saya serahkan kepada masing-masing pembaca.
Seperti yang sudah saya ceritakan di atas, Gil Perez tiba-tiba muncul di Plaza Mayor di Mexico City pada tanggal 24 Oktober 1593. Saat itu Perez mengenakan seragam Palacio Del Gobernador, prajurit pengawal istana gubernur di Philipina.
Saat itu Philipina berada di bawah kekuasaan Spanyol dan Perez adalah prajurit Spanyol yang ditugaskan di wilayah itu.
Yang misterius adalah, bagaimana Perez bisa berada di tempat itu.
Menurutnya, ia sama sekali tidak mengerti bagaimana ia bisa muncul di tempat itu. Ketika ditanya oleh para penjaga yang menemukannya, Perez menjawab:
“Nama saya Gil Perez. Soal mengapa saya berdiri disini adalah karena saya sedang menjalankan perintah yang diberikan kepada saya. Pagi ini, saya diperintahkan untuk berjaga-jaga di muka pintu istana gubernur di Manila. Tetapi, saya tahu persis kalau tempat ini bukan istana Gubernur dan sepertinya saya tidak sedang berada di Manila. Saya tidak tahu mengapa dan bagaimana saya bisa berada disini.”
Menurutnya, saat itu ia sedang bertugas di istana gubernur di Philipina. Lalu, ia merasa pusing dan hampir pingsan. Kemudian, ia bersandar di dinding sejenak dan menutup matanya.
Ketika ia membuka matanya kembali, seluruh pemandangan di hadapannya telah berubah.
Sekarang ia berada di Mexico City.
Perez mengakui kalau ia tidak mengerti mengapa ia bisa berpindah tempat.
Ia juga menceritakan kalau malam hari sebelum ia muncul di Mexico, gubernur Philipina, Gomez Perez Dasmarinas, telah dibunuh oleh para pembajak Cina di Maluku.
Ketika diberitahu kalau ia berada di Mexico, Perez menolak untuk percaya karena pada tanggal 23 oktober, ia masih berada di Manila dan mendapatkan perintah untuk bertugas. Karenanya, mustahil ia bisa berada di sebuah tempat yang sangat jauh jaraknya dalam satu hari.
Otoritas Mexico yang mengetahui peristiwa aneh ini segera memasukkan Perez ke penjara karena menganggapnya sebagai desertir dan melakukan praktek penyembahan setan.
Perez menolak anggapan kalau ia adalah penyembah setan. Menurutnya ia telah berpindah tempat dari Philipina ke Mexico dengan suatu cara yang tidak dapat dimengertinya. Karena tidak mendapatkan kesalahan apapun pada dirinya, Perez dibiarkan di dalam penjara selama dua bulan.
Sampai saat itu, tidak ada yang mempercayai Perez hingga sebuah kapal dagang Spanyol tiba di Mexico dua bulan setelah Perez dipenjara.
Kapal dagang tersebut datang dari Manila dan membawa kabar yang mengejutkan.
Kabar itu mengkonfirmasi fakta yang diberikan oleh Gil Perez mengenai terbunuhnya gubernur Philipina oleh bajak laut Cina pada tanggal 23 Oktober 1593, malam sebelum Perez muncul di Plaza Mayor.
Bagaimana Gil Perez bisa mengetahui fakta ini?
Jika ia ditemukan pada tanggal 24 Oktober, maka, mustahil ia bisa mengetahui informasi ini karena sebuah pesan membutuhkan waktu berbulan-bulan untuk tiba di tempat tujuan pada masa itu.
Bukan itu saja, kapal itu bahkan membawa seorang saksi yang bersumpah kalau ia melihat Perez ada di Manila pada tanggal 23 oktober 1593.
Mendengar ini, otoritas di Mexico segera membebaskan Perez dan mengembalikannya ke Philipina dimana ia kembali diberi tugas sebagai perajurit penjaga istana gubernur.
Walaupun kisah ini sukar dikonfirmasi, namun catatan mengenai Perez yang sudah ada pada abad ke-17 cukup menarik karena pada masa itu, ide mengenai teleportasi belum dikenal sama sekali. Dan kasus Perez akhirnya menjadi satu di antara sekian kasus misterius abad pertengahan yang tidak terpecahkan.
(wikipediapsychic101.com)
well percaya gak percaya, teleportasi itu sebenarnya ada.. :)
pastiii, loo kok, bicara apa siiiii, di atas kan belum tentu benar, kan cuma laporan tulisan tangan, bisa ada tipuan, orang dulu kan emang suka ngayal, gimana egak masa ada gunung terbuat dari kapal yang terbalik (wouwwww gede banget tuuu kapalll) haha.. but ignore it, i hate dongeng, as fairy is not fair.
satu hal juga yang sempat bikin aku kepikirin yaitu soal KOMUNIKASI, aku siii gak tau jelas bahasa apa yang Perez pake pas dia di Mexico, yang jelas bahasa Filipin punya bahasa mereka sendiri, dan di tahun 1953 ketika seorang Prajurit mengetahui Bahasa selain bahasa kebangsaannya bukan kah itu suatu hal yangggg wouwwww?? it’s great>> kalo aku pemimpinnya, dia bukan prajurit yang jagain istana, aku jadiin perdana menteri kalo bisa… hehe :)
aku sempat dapat link yang lucu tapi keren loo buat topik kita, semuanya mengenai teleporter, yang lebihh hebohnya lagiiiii, ini bukan di filipin, atau di negara barat, tapi ini di Indonesia…
wouwwww, jago yaaa negara kita.. aku bangga!!! hihi, baru2 ada isu cropcycle yang katanya dibikin alien tapi setelah diobservasi ternyata buatan tangan mahasiswa iseng, akhirnyaTELEPORTATION pernah juga loooo terjadi di Indonesia..
Majalah Tempo edisi Maret tahun 1992 pernah memuat cerita tentang kesaktian kiyai-kiyai NU. Salah satunya, Hamim Djazuli yang dilaporkan pada suatu jum’at MENGHILANG. Beberapa jam kemudian, setelah shalat jumat selesai, ia MUNCUL dengan buah kurma yang batangnya masih bergetah. Dari mana buah kurma itu kalau bukan dari Tanah Suci?
Tapi sayang, saya tidak akan berbicara di sini mengenai hal mistis, as i can’t explain it more deeply.. :)
hmm, sebagai pengamat (bukan peneliti) memang Kejadian ini sukar dipecahkan.. :)

Bermuda Triangle Mystery


firstly i wanna say sorry for all readers, lama banget baru bisa ngepost – soalnya minggu ujian, kepala pusing (masih pusing) hehe… sempat si di tanya sama temen, kok uda gak ngepost lagi, tapi aku bilang ntar aja lagi fokus di kuliah.. :0 but i really expect to my readers to keep reading..
well lah, topik kita kali ini soal segitiga bermuda, mungkin temen2 uda sering denger kisah ini-tapi gak pa pa lah qt bahas soal ini, toh kasusnya banyak ntar aku angkat 1 contoh aja..
What is Bermuda Triangle?
menurut wikipedia Bahasa Indonesia, bilang 
Segitiga Setan adalah sebuah wilayah lautan di Samuda Atlantikseluas 1,5 juta mil2 atau 4 juta km2 yang membentuk garis segitiga antara Bermuda, wilayah teritorial Britania Raya sebagai titik di sebelah utara, Puerto Riko, teritorial Amerika Serikat sebagai titik di sebelah selatan dan MIami, negara bagian Florida, Amerika Serikat sebagai titik di sebelah barat.
Segitiga bermuda sangat misterius. Sering ada isu paranormal di daerah tersebut yang menyatakan alasan dari peristiwa hilangnya kapal yang melintas. Ada pula yang mengatakan bahwa sudah menjadi gejala alam bahwa tidak boleh melintasi wilayah tersebut. Bahkan ada pula yang mengatakan bahwa itu semua akibat ulah makhluk luar angkasa”
MISTERY OF BERMUDA TRIANGLE
Dalam satu abad terakhir ini diperkirakan sekitar 50 kapal laut dan 20 pesawat terbang menghilang secara misterius di suatu wilayah yang disebut segitiga bermuda. Tidak heran banyak orang menyebut wilayah ini dengan nama segitiga setan. Setelah hampir satu abad berlalu, adakah misteri yang masih tersisa dari segitiga bermuda ?
Segitiga bermuda membentang di lautan Atlantik yang dibatasi oleh garis yang menghubungkan Florida, pulau bermuda dan puerto rico. Luasnya sekitar 1,2 juta km2. Misterinya dimulai ketika banyak kapal laut, perahu dan pesawat terbang menghilang secara misterius di wilayah ini. Menurut para peneliti, di wilayah ini hukum fisika dilanggar habis-habisan.

Bahkan hingga kini, segitiga bermuda masih sering menjadi topik favorit buku-buku novel dan film-film Holywood. Kisahnya tidak pernah habis dibahas di situs-situs paranormal dan misteri, termasuk di blog ini.
Nama segitiga bermuda awalnya datang dari seorang wartawan bernama Vincent Gaddisyang menulis artikel berjudul ”The deadly bermuda triangle“yang terbit pada FebruarI 1964 di majalah Argosy. Namun Legenda ini dihidupkan dan dipopulerkan oleh seorang penulis bernama Charles Berlitz yang menulis buku berjudul ”The Bermuda Triangle“ pada tahun 1974.
Salah satu kisah pertama mengenai misteri ini adalah peristiwa yang terjadi pada tahun 1918. Pada saat itu sebuah kapal bernama USS Cyclops yang memiliki panjang 542 kaki dan membawa batubara untuk angkatan laut Amerika sedang berlayar dari Salvador ke Maryland. Kapal itu tidak pernah sampai ke tujuan. Para pencari hanya menemukan keterangan bahwa kapal itu berlabuh di Barbados pada tanggal 3 dan 4 Maret untuk menambah persediaan. Setelah itu, hilang tanpa jejak.
Kisah lain yang populer adalah misteri hilangnya 5 pesawat militer Amerika (flight 19) pada tanggal 5 Desember 1945. Pada hari itu, 5 pesawat pembom Avenger berangkat dari pangkalan angkatan laut di Fort Lauderdale, Florida pada pukul 2:10 sore. Kelima pesawat itu dikemudikan oleh para prajurit penerbang dengan dipimpin oleh Lt. Charles Taylor.
Satu setengah jam kemudian, Lt Robert Cox di pangkalan menerima transmisi radio dari Lt. Charles Taylor yang mengatakan bahwa kompasnya berhenti bekerja dan ia kebingungan menentukan arah. Selama beberapa jam berikutnya, pangkalan masih bisa menerima komunikasi radio dari lima pesawat itu hingga komunikasi terputus total pada pukul 7:04 malam.
Dua pesawat kemudian diperintahkan terbang untuk mencari kelima pesawat itu. Salah satu pesawat pencari tidak pernah kembali ke pangkalan. Sang penolong telah bergabung dengan kelima pesawat tersebut, menghilang begitu saja.
Misteri ini telah membuat berbagai teori muncul ke permukaan. Menurut para ufolog, di dasar laut Atlantik tempat segitiga bermuda ada markas alien yang menculik para kapal dan pesawat. Menurut para penganut new age, pesawat dan kapal menghilang karena residu kristal yang berasal dari pulau atlantis yang misterius. Menurut para spiritualis, segitiga bermuda adalah pintu menuju dimensi keempat.
Menurut peneliti yang lebih rasional, fenomena ini bisa disebabkan karena gangguan elektromagnetik. Bagi para skeptis, yang paling bertanggung jawab adalah cuaca buruk, ketidakberuntungan, bajak laut, navigator yang inkompeten dan human error.
Menarik, karena teori-teori tersebut tidak berakhir sampai disana. Seorang Psikiater bernama Dr Kenneth McCall memiliki teori lain. Ia melacak sejarah segitiga bermuda hingga ratusan tahun sebelumnya dan menemukan bahwa wilayah itu dulunya adalah tempat lalu lalangnya kapal pedagang barat. Dan ia menemukan satu fakta mengejutkan. Pada masa perdagangan budak, diperkirakan 10 juta budak dibuang ke laut itu, apakah karena mereka terkena penyakit, atau karena hukuman.
Menurut Dr McCall, arwah 10 juta budak itu dapat mengacaukan pikiran para pilot atau navigator yang melintas. Hmm. lumayan masuk akal.
Misteri segitiga bermuda terus berlanjut hingga tahun 2000. Pada saat itu sebuah kapal Inggris yang tenggelam 70 tahun sebelumnya (bukan di segitiga bermuda) berhasil diangkat dari dasar laut. Kapal ini terbukti menjadi kunci pengungkapan misteri Segitiga bermuda yang lebih rasional, yaitu gas Metana.
Menurut mereka di wilayah tertentu di lautan, kadang gas metana tersembur keluar dari dasar laut. Naiknya gas ini ke permukaan menyebabkan berkurangnya kepadatan air laut dan akan menyebabkan apapun yang ada di permukaan laut tenggelam. Bahkan jika para awak kapal terjun ke permukaan dengan pelampung, tetap saja mereka akan tenggelam.
Dan di wilayah segitiga bermuda, ditemukan beberapa bagian dimana gas metana biasa menyembur ke permukaan laut. Ini memang bisa menjelaskan penyebab tenggelamnya kapal laut. Tapi masih belum bisa menjelaskan
penyebab hilangnya pesawat terbang.
Kemudian pada tahun 1975, seorang bernama Larry Kusche yang berprofesi sebagai pustakawan di Arizona State University meneliti misteri ini dengan sungguh-sungguh dan mendapatkan kesimpulan yang sangat berbeda. Menurutnya, tidak ada misteri di segitiga bermuda. Ia menulis hasil penyelidikannya dalam sebuah buku berjudul “The Bermuda Triangle Mystery – Solved”.
Ia menemukan banyak laporan kecelakaan di segitiga bermuda tidak dilaporkan secara akurat. Contoh, ia menemukan satu laporan mengenai kapal yang tiba-tiba hilang di lautan yang tenang, padahal kenyataannya lautan saat itu sedang dilanda badai.
Di bagian lain, ia menemukan banyak kisah yang ditulis mengenai kapal-kapal yang menghilang secara misterius. Padahal kenyataannya bangkai kapal-kapal tersebut ditemukan dan penyebab tenggelamnya sudah dapat dijelaskan.
Dalam kasus lain ia menemukan seorang penulis menyebutkan satu kapal hilang di segitiga bermuda. Padahal sesungguhnya kapal tersebut tenggelam 3.000 mil jauhnya dari segitiga bermuda.
Lagipula dengan luas 1,2 juta km2 (9 kali pulau jawa) dan lalu lintas pelayaran yang padat, adalah hal yang wajar apabila ada beberapa kapal yang tenggelam disitu. Lagipula pesawat dan kapal yang tenggelam beberapa puluh tahun yang lalu memang belum memiliki sistem navigasi yang memadai.
Setelah hampir satu abad, pertanyaannya adalah, apakah masih ada misteri yang tersisa dari segitiga bermuda. Kelihatannya yang masih menjadi misteri adalah bagaimana segitiga bermuda bisa menjadi misteri.
Mungkin kisah dan cerita yang kita dapatkan memang bercampur aduk dengan imajinasi manusia. Mungkin Larry Kusche memang benar. Tidak ada misteri di segitiga bermuda. Lagipula insiden terakhir yang terjadi adalah pada tanggal 22 Desember 1967, 42 tahun yang lalu.