Sabtu, 08 September 2012

See the Past by considering the Coprolite



udah beberapa bulan udah gak pernah nulis di blog, jadi kangen ni sama temen-temen yang setia ma blog ku... kalo sebelumnya kan aku postnya kebanyakan soal Misteri, trus masuk ke topik umum. nahh sekarang, gw lagi pengen-pengennya ngomong masalah Science sama History or the mix of those. :D stay tune ya
seeing the topic that i already released "see the past by considering the Coprolite" temen-temen pasti nanya, Koprolit tu apa ya?! gini lo temen-temen, sebelum gua ngomong masalah Corpolite itself, gua ngomong masalah yang lebih umum dulu which is related sama Corpolite.

Fosil
kalian pasti tahu fosil tu apa, kalo da yang gak tau perlu dipertanyakan niii ijazah SD SMP nya itukan materi dasar Ilmu Sosial. gini lo, Fosil itu adalah bangkai atau efek peninggalan hewan, tumbuhan dan kehidupan lainnya yang diawet sejak zaman purbakala dengan usia melampui usia minimum tertentu yaitu biasanya 10,000 tahun dahulu.
Oleh karena itu, usia fosil adalah semuda dari awal Epok Holosen sampai setua dari Eon Arkean beberapa ribu juta tahun. Pengamatan bahwa fosil tertentu dikaitkan dengan strata batuan tertentu memicu ahli geologi masa lalu untuk menggagas suatu skala waktu geografi pada awal abad ke-19. Perkembangan teknik pentarikhan radiometri pada awal abad ke-20 memungkinkan ahli geologi menentukan usia "mutlak" atau bernomor untuk berbagai strata ini, termasuk fosil yang tertanam dalamnya.
Efek-efek kehidupan lainnya juga sebagai peninggalan seperti jejak kaki dan Koprolit (Kotoran/Tinja) dihitung sebagai Fosil untuk mengukur sisi kehidupan spesies yang sedang diobservasi keberadaannya di masa lalu.

nah sekarang udah punya gambarankan gua mau ngomong apa? pada dasarnya sih gini, gua tuh takjub sama kecerdasan para leluhur-leluhur kita yang dengan segala keterbatasan teknologi dan berbagai akses untuk mencerna setiap sisi dan sudut Ilmu yang kita dijaman metropolitan saat ini menganggap terlalu dan teramat amazing untuk dilakukan tanpa ketersediaan equipments yang memadai, salut dee :D

nah, sekarang, Koprolit tuh apa si?

menurut kamus yang saya dapati di kamus Online "Kotoran (feces) hewan atau manusia yang menjadi fosil atau mengering. Koprolit digunakan sebagai bahan studi lingkungan dan pola makan."

Ahli Arkeologi mempelajari Koprolit (feses/kotoran yang telah menjadi fosil) dan menemukan apa yang biasanya dimakan manusia, binatang, dan bahkan dinosaurus. Koprolit bahkan dapat mengungkapkan kalau ada cacing atau parasit dalam saluran pencernaan orang pada Zaman Batu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar